Bencana Sumatera 2025 adalah pengingat pahit bahwa biaya yang tidak dibayar untuk pencegahan pada akhirnya akan ditagih berkali lipat dan yang paling menanggung beban adalah masyarakat yang paling tidak mampu.
CORE Indonesia mengestimasikan pertumbuhan ekonomi nasional dan ketiga provinsi terdampak akan terkoreksi. Aceh diprediksi menanggung beban terberat dengan koreksi -0,44%, sementara Sumatera Utara (-0,15%) dan Sumatera Barat (-0,36%) juga tertekan signifikan. Investasi dan serapan tenaga kerja ikut terpangkas, dengan sektor konstruksi dan transportasi mengalami tekanan paling dalam.
Sementara itu, biaya pemulihan infrastruktur fisik diperkirakan mencapai Rp77,4 triliun, 30 kali lipat dari biaya pencegahan yang hanya Rp2,6 triliun per tahun untuk reforestasi dan peremajaan perkebunan. Angka ini belum termasuk kerugian non-fisik dari lumpuhnya aktivitas ekonomi rumah tangga, trauma psikis, dan ketertinggalan pendidikan anak-anak di daerah terdampak.
Oleh karena itu, CORE mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional.
Apa saja rekomendasi rekomendasi kebijakan jangka pendek dan jangka panjang untuk penanganan bencana Sumatera dari CORE Indonesia?
Baca selengkapnya COREinsight edisi 24 Desember 2025, “Konsekuensi Ekonomi di Balik Duka Sumatera” dengan klik lampiran di bawah ini
