Core Indonesia

18Jan

Tarik Menarik Berebut Mineral Kritis

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores pada 3 Januari 2026 semakin menegaskan kepentingan AS terhadap suplai energi dan mineral kritis global. Langkah agresif ini berkelindan dengan ambisi AS untuk mengimbangi kekuatan Tiongkok yang kini menguasai rantai pasok mineral kritis dunia. Mineral kritis adalah komponen penting untuk menunjang produksi industri manufaktur berteknologi tinggi, seperti kendaraan listrik, alat pertahanan, pesawat canggih, semikonduktor, dan produk elektronik lainnya.

Persaingan negara-negara superpower, seperti AS dan Tiongkok, membuat negara-negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki cadangan mineral kritis juga seharusnya punya posisi strategis dalam peta rantai pasok mineral kritis global. Tidak mengherankan jika AS dan Tiongkok berebut untuk mendapatkan mineral kritis Indonesia, dengan Tiongkok saat ini tengah mendominasi.

Daftar mineral kritis Indonesia memiliki sumbangan besar terhadap produksi dunia. Di antara mineral kritis yang dimiliki Indonesia dan cukup dominan adalah nikel dan timah. Dua jenis mineral kritis yang sangat krusial bagi industri pesawat, baterai, dan elektronik. Maka tidak mengherankan jika salah satu poin kunci dalam negosiasi tarif resiprokal antara AS dan Indonesia adalah mengenai akses terhadap mineral kritis.

Akses AS terhadap mineral kritis Indonesia perlu diikuti dengan komitmen AS untuk menanamkan investasi penghiliran dan pengolahan mineral kritis di dalam negeri, tidak hanya mengeruk bahan mentahnya saja. Selain itu, pembelajaran dari hilirisasi nikel di Indonesia, memunculkan kontradiksi kepemilikan yang semakin jelas di sepanjang rantai nilai. Semakin tinggi nilai tambah dalam rantai hilirisasi mineral kritis, semakin kecil kepemilikan domestik, dari 80–90% di tambang menjadi 10% di smelter dan 30% di industri baterai, mengindikasikan hilirisasi tanpa kedaulatan industri.

Bagaimana sebaiknya pemerintah Indonesia menjaga kedaulatan mineral?

Baca selengkapnya COREinsight edisi 16 Januari 2026, “Tarik Menarik Berebut Mineral Kritis” dengan klik lampiran di bawah ini